Agen Judi Casino Online Resmi Terpercaya - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan Indonesia masih mempertimbangkan terkait perubahan aturan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN)
Amerika Serikat (AS) mengadakan rapat degan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) kemarin sore.Permintaan Amerika Serikat mengenai perubahan aturan GPN meminta dukungan Indonesia terhadap keputusan pemerintahan Amerika Serikat dan meminta Indonesia meninjau kebijakan GPN karena aturan ini dinilai memberikan hambatan bagi hubungan bilateral kedua negara. Kebijakan GPN mewajibkan seluruh transaksi pembayaran di Tanah Air harus diproses oleh perusahaan switching atau prinsipal nasional dengan mata uang dollar.Hal ini membuat Visa dan Mastercard tidak bisa lagi melakukan pemrosesan transaksi domestik. Kedua prinsipal asing itu hanya boleh melakukan proses transaksi domestik jika bermitra dengan prinsipal nasional. Namun, untuk proses transaksi pembayaran dari turis asing di Indonesia masih bisa diproses oleh Visa dan Mastercard. Salah satu indikator bagi AS untuk mengevaluasi fasilitas preferensi tarif bea masuk impor (Generalized System of Preference/GSP) yang selama ini diberikan ke Indonesia.
"Ya ada pelonggaran lah yang mereka minta. Tidak (diubah), tapi lebih ke persoalan lain, nanti saja deh tapi ya. Soalnya substansinya agak panjang," ujar Darmin di kantornya, Selasa (18/12).
Menurut Darmin, pemerintah belum mengambil suatu keputusan terkait pelonggaran GPN karena substansi yang bersangkutan dengan aturan ini cukup banyak. Apalagi, aturan GPN berada di bawah Bank Indonesia (BI).
Selain soal GPN, Darmin mengatakan pemerintah juga diminta AS untuk meninjau kembali revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE).
Payung hukum ini nantinya mengatur soal pusat data (data center) bagi perusahaan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Dalam revisinya, pemerintah bermaksud mewajibkan para PSE untuk menyimpan datanya di Indonesia. Namun, revisi tersebut rupanya dirasa sebagai hambatan oleh AS.
"Tapi sebenarnya mengenai data center, itu proses mengenai perubahannya sudah lama itu. Bukan hanya karena urusan GSP, tapi karena ada itu. Kami akan percepat menyelesaikannya karena diskusinya memang panjang," jelasnya.
Di sisi lain, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sejatinya sudah berkomunikasi dengan pemerintah AS terkait evaluasi GSP. Dalam pembahasan terakhir, Enggar menyampaikan bahwa Indonesia akan membuka keran impor bahan baku dan modal dari AS agar fasilitas GSP tidak dicabut.
"Permintaan mempertahankan GSP sebenarnya tidak hanya untuk kepentingan nasional, tetapi AS juga. Karena itu terkait proses produksi domestik mereka, jadi sebetulnya ini kerja sama saling menguntungkan," kata Enggar, Juli lalu.
Casinobola77 adalah agen judi online terpecaya dan terbesar di asia dengan pelayanan 24 jam Non-Stop dan customer service yang ramah
Dan dapatkan juga Promo-promo menarik lainnya dari kami^^
Ditekan AS, RI 'Pikir-pikir' Ubah Ketentuan GPN
Reviewed by Prediksi Bola Akurat
on
Desember 20, 2018
Rating:
Reviewed by Prediksi Bola Akurat
on
Desember 20, 2018
Rating:



Tidak ada komentar:
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.