Agen Judi Casino Online Resmi Terpercaya - PoliticaWave mengemukakan bahwa presiden Joko Widodo dan cawapres Pak Ma'ruf Amin mengungguli pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam hal banyaknya percakapan politik di berbagai media sosial.
Hasil survey dari politicaWave menyebutkan angka 1.162.192 percakapan di media sosial yang membahas mengenai pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga.
"Jokowi-Ma'ruf menang 739.206 atau 63,6 persen percakapan. Prabowo-Sandiaga hanya mencakup sebesar 422.986 atau 36,4 persen," penjelasan dari Kepala Divisi Analisis lembaga PoliticaWave Nadia Shabilla dalam keterangan resminya, Kamis (13/12).
Nadia juga menagalisa sentimen komentar para pengguna medsos terkait kedua pasangan capres dan cawapres. Nadia mengatakan pasangan Jokowi-Ma'ruf meraih persentase komentar positif sebesar 46 persen dan komentar negatif sebesar 28 persen.
"Percakapan netral pasangan Jokowi-Ma'ruf sebesar 26 persen," kata Nadia
Sedangkan di kubu Prabowo-Sandiaga hanya meraih persentase komentar positif sebesar 33 persen dan komentar negatif sebesar 12 persen.
"Percakapan netral Prabowo-Sandiaga sangat besar hingga 55 persen," kata dia.
Sentimen Isu Kandidat
Nadia mengemukakan bahwa perbedaan strategi komunikasi antara tim sukses kedua kubu kandidat di media sosial menjadi sangat penting dalam menarik jumlah komentar dari kalangan masyarakat.
Tim Suksesi Jokowi-Ma'ruf lebih gencar menyosialisasikan isu-isu positif dan tidak menyebarkan isu-isu negatif terhadap pasangan Prabowo-Sandi sehingga lebih banyak
menjaring masyarakat dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi karena sulit bagi orang yang berpendidikan mengeluarkan kata-kata negatif dan itu menjadi pola bagi para pendukung Jokowi - Amin dengan memberi komentar kinerja- kinerja yang sudah tercapai sampai tahap ini.
"Para pendukung Prabowo-Sandi lebih banyak menyerang isu negatif pasangan Jokowi-Ma'ruf daripada mengkomunikasikan isu positif dari pasangan Prabowo-Sandi," kata dia.
Salah satu momen yang banyak menuai sentimen positif warganet, kata Nadia, adalah kebersamaan Jokowi dengan cucu dan anak-anaknya di Istana Bogor pada Minggu (9/12).
"Publik khususnya dari kalangan muda menyoroti interaksi unik antara Jokowi dengan puteranya, Kaesang, hingga tingkah menggemaskan cucu Jokowi, Jan Ethes," kata dia.
Di sisi lain, sentimen negatif kubu Jokowi-Ma'ruf di medsos dipicu oleh momentum Hari HAM Sedunia pada 10 Desember dan lebih menaburkan isu-isu dengan mengkaitkan agama dan PKI.
"Jokowi dikritik dari berbagai kalangan terkait penanganan hukum dan kasus HAM oleh pemerintah yang tak kunjung tuntas," kata dia.
Sementara itu, kubu Prabowo-Sandiaga mendapat sentimen positif terkait isu adanya dukungan relawan Partai Emak-Emak Pendukung Prabowo-Sandi di sejumlah daerah di Indonesia.
"Sementara percakapan negatif terkait pasangan ini diantaranya dipicu oleh aksi Prabowo mengecam wartawan dan media, hingga pernyataan Sandiaga Uno terkait membangun infrastruktur tanpa utang," ungkapnya.
Dalam melakukan analisa media sosial tersebut, PoliticaWave mengaku telah melakukan filter dan mengeluarkan akun-akun anonim atau 'Bot' dari proses analisa data.
Ia menyatakan media sosial akan menjadi alat kampanye dan penyebaran informasi paling penting untuk menjangkau para pemilih muda.
"Pemilih muda mengandalkan layar smartphone dan timeline media sosialnya sebagai media informasi utama," kata dia.
Sebelumnya, survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang melibatkan 1220 responden pada 7-14 September menunjukkan bahwa elektabilitas Jokowi mencapai 60,2 persen, sementara Prabowo hanya 28,7 persen.
Casinobola77 adalah agen bola terpecaya dan terbesar di asia dengan pelayanan 24 jam Non-Stop dan customer service yang ramah
Dan dapatkan juga Promo-promo menarik lainnya dari kami^^
PoliticaWave: Jokowi Ungguli Prabowo dalam Percakapan Medsos
Reviewed by Prediksi Bola Akurat
on
Desember 14, 2018
Rating:
Reviewed by Prediksi Bola Akurat
on
Desember 14, 2018
Rating:




Tidak ada komentar:
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.